[PG 15] KARASU HEART [PART 1]

TITTLE: KARASU HEART

CAST    : KARASU as ANH SOHEE

KRIS (WU FAN)

T.O.P (CHOI SEUNG HYUN)

SUPPORT : JUNSU (OC)

SUNA   (OC)

GENRE: ROMANCE, FANTASY, HAPPY ENDING

RATE: PG 15

LENGTH: CHAPTERED

NOTE: ff ini terinspirasi dari my girl friend is gumiho. ceritanya agak mirip-mirip gitu dan agak gaje juga sih *bukan agak. tapi  memang gaje!!! maaf klo banyak typo. tapi jangan jadi silent readersya yang suaranya seperti kentut semut!(?). and klo ada kata-kata LEE JUN HO ATAU CHOI JONG HUN, berarti junho itu wu fan, jong hun itu seung hyun. awalnya castnya sohee, jun ho, jong hun. tapi karena foto junho yang diedit sedikit jadi di ganti sama kris(wu fan) sama seung hyun. belum dikoresi soalnya (ngerti ga?)

Malam hari sekitar jam 2, wu fan sedang membaca buku tentang raven dengan secangkir kopi dan jun su temanya sedang bermain video game. Tiba-tiba mereka  tersentak saat terdengar suara di atas atap rumahnya dan saling berpandangan. Suara burung gagak lewat sorot mata jun su. Wu fan mengangat bahu nya dan kembali membaca bukunya. Tak lama kemudian suara itu muncul lagi dan semakin keras. Wu fan hanya diam saja dan junsu mematikan video gamenya lalu merangkak kearah wu fan ketakutan.

‘’kau dengar, itu suara burung gagak. Kalau ada suara itu, pasti pertanda ada yang mau meninggal’’! kata jun su ketakutan

‘’apa-apaan kau ini ? masih percaya pada mitos yang tak berguna itu’’ jawab wu fan tegas

‘’itu bukan mitos, itu kenyataan. Kau tidak pernah dengar ya? Buku yang kau baca itukantentang raven. Raven itukanburung gagak!’’ kata jun su

‘’aku tahu, aku membaca buku ini karena aku besok ujian tentang raven!’’ jawab wu fan

‘’wu fan, ayo kita periksa!’’ ajak jun su

‘’apa kau bilang? Ini sudah jam 2 malam! Kau suruh aku naik ke atap?’’ jawab wu fan kesal

‘’ayolah agar tidak ada sesuatu yang buruk terjadi!’’ rayu jun su

‘’aku tidak mau’’!

‘’kau juga takutkan?’’ kata jun su agar wu fan mau naik keatas atap

‘’siapa bilang aku takut! Aku ini wu…fan, orang yang tak pernah takut pada apapun’’ ! tegas wu fan

‘’ayo’’ ajak wu fan

Sesampainya diatas atap, disana ada burung gagak. Burung itu sudah mati

‘’ wu fan, ambil burung gagak itu! Tampaknya dia mati’’!

Wu fan pun menyentuh burung gagak itu dan tiba-tiba jantung burung gagak itu berdetak kembali karena gagak itu disentuh oleh tubuh manusia

Setelah wu fan menyentuhnya burung gagak itu terbang jauh

‘’eh,,dia hidup!’’ kata wu fan terkejut

‘’wah, bulu kudukku rasanya berdiri semua!’’ kata jun su sambil memegang tengkuknya.

‘’hah, sia-sia sajakan naik ke atas atap malam-malam!’’ kata wu fan kesal.

Keesokan harinya

Saat wu fan pergi kuliah dia merasa ada yang mengikutinya. Dan ternyata yang mengikutinya itu burung gagak yang diselamatkan oleh wu fan semalam. Burung gagak itu tiba-tiba muncul sebagai manusia.

Gagak itu berkata dalam hati ‘’kau, akan segera menemui kematianmu’’ kata gagak itu kepada wu fan Yang sedang berjalan.

Setelah wu fan pulang kuliah Burung gagak itu terus mengikutinya dengan wujud sebagai manusia.

‘’ini saatnya’’! kata burung gagak itu

Tiba-tiba saja wu fan ditabrak oleh truk. Dan dia mati seketika. Wu fan dibawa kerumah sakit.

Diruang otopsi..

Wu fan sudah terbaring tidak bernyawa.

Burung gagak itu berdiri di sudut ruangan

‘’burung gagak akan menumpahkan nyawa orang-orang yang tak percaya pada mitos kami. Manusia adalah makhluk mitologi bajingan yang gagal untuk membuat mitos yang indah untuk burung gagak.’’ Kata burung gagak

Lalu, burung gagak itu mendekati wu fan

‘’tapi, karena kau sudah menyentuhku dan membuat jantungku berdetak kembali, aku akan memberikan seperuh jantungku untukmu, agar kau bisa hidup kembali.’’ Kata burung gagak itu dengan wu fan dengan tatapan yang iba.

Lalu burung gagak itu mengambil separuh detak jantungnya dan memegang dadanya wu fan

Tiba-tiba saja wu fan kembali menarik napasnya dan membuka matanya. Wu fan melihat sosok wanita disampingnya. Wanita itu adalah burung gagak itu. Lalu burung gagak itu mengembangkan sayapnya. Yang lebih herannya lagi sayapnya berubah menjadi besi-besi yang sangat runcing. Wu fan sangat terkejut.dia berlari dan berlari. Saat dia berlari tiba-tiba saja wanita itu muncul dengan sayapnya di depan wu fan dan bekata’’ kau tidak bisa lari dariku’’. Karena merasa ketakutan wu fan pingsan dan wanita itu membawa jun ho pulang kerumahnya.

Ketika wu fan sadar…

‘’kau siapa?’’ Tanya wu fan kepada wanita itu dia merasa heran karena melihat wanita itu.

‘’aku akan memperkenalkan diriku, namaku KARASU. Diberi gelar dewa angin suna oleh orang jepang zaman dulu. Dulunya dia adalah pendeta yang terkena badai angin. Dia lalu berubah menjadi burung gagak bersayap besi dan mengandalkan jutsu angin sebagai serangannya. Dia disegel dalam tubuhku dan menggunakan jiwaku sebagai tumbalnya. Tapi segel itu lepas ketika kau menyentuhku’’! kata karasu sambil menutup matanya dan mengembangkan sayap besinya.

‘’apa? Aku tak percaya ini! Lalu mengapa kau mengikutiku?’’ Tanya wu fan

‘’aku memberikan separuh detak jantungku padamu. Apakah kau tidak berpikir mengapa kau bisa hidup, itu karena aku memberikan seperuh detak jantungku! Jadi kita harus bersama agar detak jantung kita bisa berdetak dengan normal, kalau tidak, kita akan mati.’’kata karasu

Lalu wu fan memegang dadanya

‘’jadi, kita harus bersama ? Kalau aku bunuh diri, apakah kita berdua akan mati?’’ Tanya wu fan

‘’tidak aku masih bisa hidup walaupun hanya dengan separuh jantung, tapi itu takkan lama.  kita akan mati jika salah satu diantara kita berkhianat! Kita akan mati saling membunuh!’’

‘’aku tidak mengerti!’’ seru wu fan

‘’maksudku, kalau kita bertukar chakra dengan manusia ! kita akan hangus menjadi abu.’’ Kata karasu

‘’mengapa begitu? Aku kan manusia?’’ Tanya wu fan

‘’sekarang kau separuhnya! Karena separuh jantungku sudah melekat didagingmu. Kau juga mempunyai separuh kekuatan ku!’’ kata karasu

‘’lalu, bagaimana jika orang lain melihatmu? Tanya wu fan

‘’orang lain tidak bisa melihatku sebagai wujud manusia. Mereka hanya bisa melihat ku sebagai seekor burung. Mereka harus membuka mata batinnya lalu, bisa melihatku’’ jawab karasu

‘’jadi, kau harus denganku terus?’’ Tanya wu fan

‘’apa boleh buat?’’kata karasu

karasu merasakan hawa manusia datang

‘’dia datang’’! kata karasu

‘’siapa?’’ Tanya wu fan

jun su datang bermaksud untuk mengemasi barangnya

‘’jun su!’’ sambut wu fan

Tiba-tiba saja jun su berteriak ketakutan dan sampai terjatuh

‘’waaa,,bukan kah kau sudah mati 2 jam yang lalu tadi !’’kata jun su

‘’ceritanya panjang’’ ! kata wu fan

Jun su pun berteriak kembali

‘’hey, kau kira aku hantu ! aku ini masih hidup! Nah, kau boleh mencubitku’’ kata wu fan sambil menyodorkan tangannya

‘’jadi, benar kau wu fan’’ ? tanya jun su

‘’tentu saja !’’ jawab wu fan

‘’kalau begitu aku pulang dulu ya !’’ kata jun su

Jun su pulang karena ketakutan

‘’hah, temanmu itu lari ketakutan !’’ kata karasu

‘’tentu saja, ini sangat aneh ! padahal aku baru saja mati satu jam yang lalu !’’ kata wu fan

Keesokan harinya

Wu fan bergegas pergi kuliah

‘’kau mau kemana?’’ Tanya karasu

‘’aku mau pergi kuliah!’’ jawab wu fan

‘’sebaiknya jangan dulu, bagaimana kau menjawab pertanyaan mereka nanti, kau semalamkan baru mati ! mungkin bekas darahmu masih ada disana ?’’ cegah karasu.

‘’jadi, apa yang harus kulakukan ?’’ tanya wu fan

‘’membuat alasan yang tepat mungkin !’’ jawab karasu

‘’baiklah, aku akan pergi!’’ kata wu fan

Wu fan pun bergegas pergi. Tapi karasu selalu mengikuti wu fan

Sesampainya dikampus, semua orang melihat wu fan dengan tatapan yang sangat aneh dan berbisik’’wah, katanya dia semalam meninggal? Kenapa dia masih hidup ini aneh sekali!’’ karena tidak tahan dengan suara itu wu fan bilang’’hey, aku tidak apa-apa. Semalam aku hanya terserempet sedikit’’ wu fan menjawab dengan lantang

Selesai pelajaran wu fan bertemu dengan temannya choi seung hyun anak fakultas spiritual.

‘’bagaimana keadaanmu’’ Tanya seung hyun kepada wu fan

‘’aku tidak apa-apa!’’  jawab wu fan

Tiba-tiba seung hyun merasakan bau aneh disekitar wu fan, dan dia merasa kalau itu bau darah yang sangat amis.

‘’aku merasakan bau yang sangat aneh disekitar sini !’’ kata seung hyun yang curiga

‘’bau apa ? aku sudah mandi !’’ kata wu fan sambil mencium-cium bajunya

‘’bukan itu, tapi seperti bau darah !’’

’’aku tidak merasakan bau apapun’’

’’tapi aku merasakannya’’

’’atau jangan-jangan itu karasu!’’ kata wu fan dalam hati

’’ada sesuatu yang aneh disini!’’ kata seung hyun.

ada part 2nya. to be continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: